keheningan dalam diri manusia

Keheningan dalam Diri Manusia

Kebijakan akan ditemukan hanya ketika dalam keheningan.

 

Kaliwening merupakan gabungan 2 (dua) kata yang diambil dari istilah bahasa jawa yaitu : “Kali” berarti Sungai, dan “Wening” yang berarti bening, bersih, tenang. Nama ini dipilih sebagai simbolis atau perumpamaan yang mencerminkan tentang sebuah keberadaan diri manusia yang tidak jauh bedanya dengan keberadaan sebuah sungai yang melintasi suatu daratan.

Apabila air yang mengalir pada sebuah sungai memiliki kejernihan maka tentunya kita akan mampu mellihat dengan jelas akan segala hal yang terdapat pada aliran sungai tersebut. Dengan kejernihan air tersebut kita akan dapat membedakan antara batu, ikan, kayu, bahkan kotoran yang terdapat di dalamnya.

Sama halnya dengan diri manusia.

Di dalam diri setiap insan manusia terdapat berbagai hal baik itu tentang kekuatan maupun kekurangan yang selama ini menyertai perjalanan pengalaman hidupnya. Hanya dengan ketenangan serta keheningan masing-masing dari diri manusia-lah yang akan mampu membedakan hal itu, agar nantinya dapat menjadi renungan serta bekal dalam menapaki kehidupan selanjutnya menjadi lebih baik untuk mencapai kebahagiaan hidup.

Melalui metode pengajaran yang telah dikembangkan dari pengalaman hidup serta keilmuan yang telah Totok PDy dapatkan, di Kaliwening ini ia ingin agar orang lain juga dapat mempraktekkannya dengan cara yang lebih mudah serta dapat diaplikasikan dalam setiap aspek kehidupan.

Semangat dibalik nama Kaliwening ini adalah mengajarkan seseorang agar mampu memiliki kepekaan dalam refleksi diri serta mengembangkan segenap kemampuan yang dimilikinya untuk dapat menggerakkan dirinya mencapai kebahagiaan hidup yang diinginkan.

 
Salam,

Keheningan